Sabtu, 12 November 2011

Ciri-ciri kayu


Ciri Ciri Kayu Mahoni:
teksturnya cukup halus, seratnya indah dan berwana merah muda sampai merah tua. Banyak digunakan sebagai elemen dekorasi ruangan. Termasuk kayu dengan Kelas Awet III dan Kelas Kuat II, III. Pohon mahoni banyak ditemui di antara hutan Jati di Pulau Jawa, atau ditanam di tepi jalan sebagai tanaman pelindung.
Ciri Ciri Kayu Pinus :
 Pinus Radiata termasuk jenis pohon yang cepat tumbuh dan berbatang lurus. Warna Kayu: Kayu teras berwarna merah kecoklatan dan kayu gubal berwarna kuning dan krem. Garis lingkaran tahun pinus radiata lumayan jelas terlihat sehingga garis serat kayu pada pembelahan tangensial bisa terlihat jelas pula. Serat kayu: Cenderung lurus tapi terdapat banyak mata kayu karena pohon pinus radiata memiliki banyak cabang kecil pada batangnya. Dan banyak  menghasilkan getah.

Ciri Ciri Kayu Lame :Daun terpusar berkisar 4 – 9 helai, bentuk lonjong sampai lanset, atau lonjong sampai bulat telur sungsang, menjangat, tipis dan kuat. Permukaan atas daun licin. Sedangkan permukaan bawahnya buram. Panjang daun 10 – 23 cm, dengan lebar 3 – 7,5 cm dengan panjang tangkai 7,5 cm  – 15 cm. Bunga : Perbungaan berupa malai rata, keluar diujung cabang atau diketiak daun, panjangnya sampai 13 cm. Sedangkan gagang bunganya pendek kurang lebih 2,5 cm, dan berambut. Bunganya wangi berwarna hijau terang sampai putih kekuningan dan pada  permukaannya berbulu halus dan rapat. Panjang   tabung 7 – 9 mm, agak mengecil pada bagian lehernya, helaian mahkota menyerong dan bundar. Panjang tangkai putik 3 – 5 cm. Buah : Berbentuk bumbung, panjangnya 20 – 50 cm. Biji : Biji-bijinya berambut pada bagian tepinya berjambul pada bagian ujungny, panjang 1,5 – 2 cm.
Ciri-ciri Kayu Albasia:  Kayu teras berwarna hampir putih atau coklat
muda pucat (seperti daging) warna kayu gubal umumnya tidak berbeda dengan kayu
teras. Teksturnya agak kasar dan merata dengan arah serat lurus, bergelombang
lebar atau berpadu. Permukaan kayu agak licin atau licin dan agak mengkilap.
Kayu yang masih segar berbau petai, tetapi bau tersebut lambat laun hilang jika
kayunya menjadi kering. Sifat kayu : Kayu sengon termasuk kelas awet IV/V dan
kelas IV-V dengan berat jenis 0,33 (0,24-0,49). Kayunya lunak dan mempunyai
nilai penyusutan dalam arah radial dan tangensial berturut-turut 2,5 persen dan
5,2 persen (basah sampai kering tanur). Kayunya mudah digergaji, tetapi tidak
semudah kayu meranti merah dan dapat dikeringkan dengan cepat tanpa cacat yang
berarti. Cacat pengeringan yang lazim adalah kayunya melengkung atau memilin.
(Martawijaya dan Kartasujana, 1977).
 Meranti

Ciri-ciri dari kayu meranti ini yaitu:
  • Terdapat 2 jenis, yaitu: meranti merah dan meranti putih.
  • Pada umumnya kayunya lunak.Paling tahan diantara kayu lokal lainnya, seperti durian, nangka, akasia, dan rengas.






Meranti kunyit

Ciri-ciri dari kayu meranti kunyit ini yaitu:
  • Getahnya berwarna kuning serperti kunyit
  • Memiliki serat serabut




Sungkai
Ciri-ciri dari kayu sungkai ini yaitu:
  • Kayu  ini termasuk  kelas awer III dan kelas kuat II-III
  • Memiliki berat jenis 0,63
  • Kulit kayunya berwarna abu-abu atau sawo muda
  • Penampang kulit laurnya berwarna coklat.
  • Memiliki kayu yang lunak
  • Mudah dibentuk/diukir
  • Permukaan kayunya halusDiameternya ±60 cm




Ciri Ciri Kayu Kamper : Di Indonesia, kayu kamper telah lama menjadi alternatif bahan bangunan yang harganya lebih terjangkau. Meskipun tidak setahan lama kayu jati dan sekuat bangkirai, kamper memiliki serat kayu yang halus dan indah sehingga sering menjadi pilihan bahan membuat pintu panil dan jendela. Karena tidak segetas bangkirai, retak rambut jarang ditemui. Karena tidak sekeras bangkirai, kecenderungan berubah bentuk juga besar, sehingga, tidak disarankan untuk pintu dan jendela dengan desain terlalu lebar dan tinggi. Termasuk kayu dengan Kelas Awet II, III dan Kelas Kuat II, I. Pohon kamper banyak ditemui di hutan hujan tropis di kalimantan. Samarinda adalah daerah yang terkenal menghasilkan kamper dengan serat lebih halus dibandingkan daerah lain di Kalimantan.

Ciri Ciri Kayu Jati : sering dianggap sebagai kayu dengan serat dan tekstur paling indah. Karakteristiknya yang stabil, kuat dan tahan lama membuat kayu ini menjadi pilihan utama sebagai material bahan bangunan. Termasuk kayu dengan Kelas Awet I, II dan Kelas Kuat I, II. Kayu jati juga terbukti tahan terhadap jamur, rayap dan serangga lainnya karena kandungan minyak di dalam kayu itu sendiri. Tidak ada kayu lain yang memberikan kualitas dan penampilan sebanding dengan kayu jati.
Pohon Jati bukanlah jenis pohon yang berada di hutan hujan tropis yang ditandai dengan curah hujan tinggi sepanjang tahun. Sebaliknya, hutan jati tumbuh dengan baik di daerah kering dan berkapur di Indonesia, terutama di pulau Jawa.

Ciri Ciri Kayu Meranti merah:  tergolong kayu keras berbobot ringan sampai berat-sedang. Berat jenisnya berkisar antara 0,3 – 0,86 pada kandungan air 15%. Kayu terasnya berwarna merah muda pucat, merah muda kecoklatan, hingga merah tua atau bahkan merah tua kecoklatan. Berdasarkan BJnya, kayu ini dibedakan lebih lanjut atas meranti merah muda yang lebih ringan dan meranti merah tua yang lebih berat.
Ciri-ciri Kayu Sonokeling:  nama lainnya adalah Sonobrits , Palisander, Indian Wood , sono sungu ! nama latinya Dalbergialatifolia Roxb. dengan warna merah tua / ungu dengan garis-garis hitam gelap. kayu ini jenis yg sangat keras , bahkan bisa lebih keras dari pada Ebony ! dan jika di gosok bisa sangat halus sekali. terdapat di Pulau jawa ! biasanya digunakan juga sebagai Frettboard guitar/bass dan sudah hampir semua industri ditar memakainnya karena mirip sekali dengan Ebony hanya ebony lebih hitam. ciri ciri kayu sonokeling yang lain adalah :

  • serat indah,
  •   berwarna ungu bercoret hitam,
  •   kuat dan awet,
  •   sangat keras, halus,
  •   warna tidak terlalu hitam,
  •   bobot sedang hingga berat,
  •   tahan air
  •     ada lingkaran tahun
Ciri Ciri Triplek : biasa dikenal juga dengan nama KAYU LAPIS , terbuat dari lembaran kayu tipis (veneer) dengan ketebalan antara 0.6 mm hingga 3 mm . Selain itu, juga :
  • Tipis
  •  Berlapis tiga
  •   Ukuran pasaran 122cmx244cm
Setiap lembaran kayu dilem dengan lem khusus, kemudian di susun dengan sudut berbeda beda agar dapat menghasilkan kekuatan terhadap tekanan. Jumlah lapisan disesuaikan dengan ketebalan yang di inginkan dan jumlahnya harus ganjil (3,5,7,9, dst lembar). Setelah disusun dengan jumlah ketebalan yang diinginkan kemudian lembaran lembaran tersebut dipress dengan tekan yang sangat tinggi serta suhu hingga 140 derajat C.


Ciri Ciri Multiplek :
  • Lebih tebal dari triplek
  •   Ukuran sama
  •     Lebih dari 3 lapis



Ciri Ciri Teak Blok :  Balok-balok kayu berukuran 4cm-5cm dipadatkan menggunakan mesin, setelah itu diberi pelapis, sehingga hasil akhirnya berupa lembaran seperti papan kayu. Dan memiliki dua pilihan ketebalan, 15mm dan 18mm, dan terdapat tambahan satu lapisan lagi pada satu permukaan untuk menambah nilai estetika, yaitu lapisan vinir kayu jati. ciri ciri yang lain adalah :
  •   Seperti triplek tapi tengahnya diisi kayu tebal-tebal
  •     Tidak tahan air

Ciri Ciri Partikel Blok : Jenis kayu olah
an yang satu ini terbuat dari serbuk kayu kasar yang dicampur dengan bahan kimia khusus, campuran tersebut kemudian disatukan dengan lem dan dikeringkan dengan suhu tinggi. Kayu partikel banyak digunakan sebagai material untuk berbagai furnitur. Namun, kayu partikel tergolong jenis kayu yang tidak tahan lama. Dalam kurun waktu tertentu, kayu partikel bisa berubah bentuk, terutama jika terkena air dan menahan beban terlalu berat. ciri ciri yang lain adalah :
  • Bahannya dari limbah kayu dip roses dicampur lem lalu dipres sesuai ketebalan
  •   tidak tahan air

Minggu, 09 Oktober 2011

Cara membuat Blog

Cara membuat akun Google

Sebelum belajar cara membuat blog, buatlah akun Google terlebih dahulu!

Kok akun Google? Google dan Blogger adalah milik perusahaan yang sama. Akun Google bisa anda gunakan untuk masuk ke fasilitas Blogger atau fasilitas Google lainnya, termasuk ke Blogger atau Blogspot.

Ayo, kita buat aja dulu akun Google. Caranya adalah sebagai berikut:
  • 1Klik di sini untuk masuk. Tampilan seperti di bawah ini (tampilannya terpotong) akan muncul

  • 2Isi data yang diminta sesuai permintaan. Data tersebut adalah Nama Depan, Nama Belakang, Nama Login yang Diinginkan, Buat Sandi, Masukkan Kembali Sandi, Pertanyaan Rahasia, Jawaban (pertanyaan rahasia anda), Email Pemulihan (boleh kosong), Lokasi, dan Verifikasi Kata.

    Pelan-pelan aja mengisinya supaya tidak ada kesalahan!
  • 3Tekan Saya Menerima. Buat Akun Saya

Mari mulai belajar cara membuat blog

Sekarang masuk ke Blogger

Setelah membuat akun Gmail seperti di atas, anda sudah bisa masuk ke Blogger.
  • 1Klik di sini untuk masuk ke Blogger.

  • 2Isi Nama Pengguna (Email) dan Kata Sandi anda.
  • 3Tekan Masuk
  • 4Anda akan dibawa ke Dasbor Blogger dengan tampilan sebagai berikut:

  • 5Tekan Buat Blog (di sudut kanan atas, di bawah Bahasa) untuk membuat blog anda
  • 6Beri nama blog anda, berisi Judul Blog, Alamat Blog (url) dan Verifikasi Kata


Mengganti Template?
Blogger sudah memasang Template Designer New yang berbeda dengan sebelumnya. Lihat cara menggunakannya di sini

Cara membuat entri atau postingan

Sekarang kita buat entri atau posting anda di blog.
  • 1Dari dasbor anda, akan tampak semua blog yang sudah anda buat. Lalu di bawah judul masing-masing blog akan ada pilihan-pilhan, termasuk di dalamnya untuk membuat entri baru, seperti di bawah ini
    . Klik buat entri baru

  • 2Maka kemudian muncul window tempat anda membuat entri atau postingan. Di situ ada Judul, kemudian Isi entri, lalu Label atau Ketegori.

  • 3Setelah selesai menuliskan entri anda, tinggal klik Terbitkan untuk menerbitkan entri tersebut. Atau bisa juga Draft (entrinya tetap ada cuma tidak terbit), kemudian Pratinjau untuk melihat entri itu sebelum diterbitkan.
  • 4Untuk melihat bagaimana tampilan entri tadi dalam blog anda, klik kanan Lihat Blog

Minggu, 25 September 2011

how to make an electric bell



 


Making an electric bell is an educational and exciting experiment. Start by learning about and making an electromagnet. Use a compass needle and a battery to test the electromagnet. Then use the electromagnet to build a buzzer and finally mount a switch.
While assembling and experimenting with this kit, think of building another bell or buzzer with material that you can find at home or purchase from a local hardware store.
Electric Bell kit includes:
  • Plastic base
  • Bobbin
  • Magnet wire
  • Bell
  • Bell hammer
  • Compass needle
  • Screw and screw driver
  • spring
  • Metal contacts
  • sandpaper
Additional Materials Required: Additional Materials Required for your experiments can be found at home or purchased locally. Some of these material are:
  • Only a D cell battery.
Opportunities for Science Fair Projects
Building a buzzer is a good experimental project. You can experiment on different bells to create different sounds. you can also experiment with different size batteries to compare the battery life.
You may also experiment and compare the buzzer performance based on the number of magnet wire loops around the bobbin.